System Protocol
Back to Blog
Blog 5 min readPublished on Feb 28, 2024

Energi Ombak Laut, Alternatif Pembangkit Listrik Terbarukan

Energi Ombak Laut, Alternatif Pembangkit Listrik Terbarukan
Budi Santoso
Budi Santoso
Lead Solutions Architect
ilustrasi ombak laut

myeco.id | source: Freepik

Halo, sobat minCO!

Kalau mendengar kata seperti “laut” atau “ombak”, hal yang terlintas di benak pikiran kita adalah berwisata dan berlibur. Padahal sebenarnya, penggunaan ombak tidak hanya sebatas untuk kehidupan sektor pariwisata aja, loh!

Selain untuk bidang pariwisata, ternyata ombak memiliki potensi yang dapat digunakan untuk pembangkit listrik, loh! Seperti air, angin, hingga energi nuklir, potensi ombak laut juga dapat dialokasikan sebaik-baiknya untuk menghasilkan energi listrik!

Apa itu Energi Ombak Laut?

Energi ombak laut adalah salah satu alternatif sumber energi terbaukan yang mana memanfaatkan energi kinetik dan potensial yang tersimpan di dalam gelombang laut untuk menghasilkan listrik.

Ombak laut akan terbentuk saat energi angin ditransfer ke permukaan air. Melalui gesekan angin dan air itulah akan menciptakan riak serta gelombang yang menjalar di permukaan laut.

Gelombang tersebutlah yang membawa energi kinetik serta bisa dimanfaatkan untuk pembangkit listrik terbarukan melalui beberapa metode.

Terdapat beberapa perangkat yang digunakan untuk mengkonversi energi ombak laut menjadi sumber energi listrik. Perangkat tersebut adalah, attenuator, point absorber, rotating mass, bulge wave, dan lain sebagainya.

Listrik yang dihasilkan melalui perangkat konversi tersebut, nantinya akan dikumpulkan dan ditersukan ke jaringan melalui kabel bawah laut atau menggunakan metode transmisi lainnya.

Kelebihan dan Kekurangan Energi Ombak Laut

ilustrasi cara kerja energi ombak laut

myeco.id | source: Freepik

Dalam perancangan Pembangkit Listrik Tenaga Ombak, terdapat kelebihan dan kekurangan yang perlu diperhatikan.

Untuk kelebihannya sendiri, potensi energi ombak sendiri tentunya menjadi sebuah energi terbarukan yang tidak meninggalkan banyak emisi karbon.

Hal ini tentunya tidak seperti pemakaian energi yang lumrah terjadi seperti batu bara maupun minyak bumi. Di samping itu, tenaga ombak cenderung stabil jika dibandingkan dengan energi lain, seperti energi air ataupun energi surya, dimana masih terdapat pengaruh dari cuaca.

Baca Juga : MENGULAS INSTRUMEN DAN CARA KERJA INTERNET OF THINGS

Selain kelebihan, tentunya ada kekurangan dari penerapan energi ini. Untuk bisa merealisasikannya, tentunya modal dan biaya yang dipersiapkan pun juga harus besar.

Kemudian, inovasi ini hanya bisa diterapkan pada area-area tertentu, yakni daerah tepi pantai. Hal tersebut tidak seperti dengan pembangkit listrik jenis lainnya, seperti energi air ataupun energi surya, yang bisa fleksibel untuk penempatannya karena energinya mudah diperoleh.

myECO App, Solusi Energi Terbarukan dan Ramah Lingkungan

Bicara tentang energi terbarukan dan ramah lingkungan, myECO Indonesia hadir sebagai start up yang merealisasikan pentingnya kehidupan ramah lingkungan di Indonesia.

Dengan adanya produk dari MyECO Indonesia, kita dapat lebih mudah dan terbantu dalam melakukan penghematan energi pada perangkat yang kita gunakan di rumah loh!

Jadi, tunggu apa lagi? Ayo kita manfaatkan produk dari MyECO Indonesia dalam menciptakan kehidupan berbasis hemat dan ramah lingkungan!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

AIoTEnergy SavingsEnterpriseCase Study

Weekly Insights

Get the latest AIoT and energy efficiency news.

Ready to Optimize Your Energy?

Consult with our experts to discover how myECO's AIoT solutions can reduce your operational costs.